Sesungguhnya dalam habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala penyakit kecuali kematian(HR. Bukhari&Muslim)......Makanlah kalian buah zaitun dan gunakan minyak zaitun untuk mengoles dan minyak rambut, sesungguhnya zaitun itu dari pohon yang diberkahi (Attirmizdi & Ibnu Maja).KAMI MEMBUKA PELUANG BAGI ANDA MENJADI AGEN/RESELLER PRODUK-PRODUK HERBAL DARI UD. NABIL. CARANYA SANGATLAH MUDAH. SILAHKAN HUBUNGI UD. NABIL SECEPATNYA. JANGAN SAMPAI ANDA KETINGGALAN.

Efek Samping Obat Kimia

Efek Samping Obat Kimia
Efek Samping Obat Kimia. Cobalah Anda membaca brosur atau aturan pakai pada obat-obatan kimia, Anda akan menemukan serentetan efek samping yang bisa anda alami jika mengonsumsinya.

Tapi berbeda halnya dengan suplemen atau obat-obat herbal, anda tidak akan menemukan efek samping ketika mengonsumsinya. Dan jika ada toh, efek samping yang ada sebenarnya hanyalah merupakan proses penyembuhan karena tubuh telah menerima “makanan” dengan kadar sangat tinggi.

Kita semua perlu memahami adanya perbedaan antara efek samping dengan proses penyembuhan. Efek samping adalah suatu reaksi tubuh yang menolak terhadap pengobatan yang diberikan, dan ini biasanya diakibatkan oleh karena pengobatan sintetis atau kimia dimana unsur tidak alami ini dianggap asing dan berbahaya oleh tubuh. Sedangkan proses penyembuhan secara garis besar digolongkan menjadi 3 bagian, yaitu:

1. Proses penyesuaian tubuh, dimana tubuh menyesuaikan sistem metabolisme untuk bisa memanfaatkan pengobatan yang diberikan. Reaksi yang mungkin muncul berbeda-beda pada tiap individu, misal: pusing, mual, serta sakit perut.
2. Proses detoksifikasi, dimana tubuh mengeluarkan racun atau zat-zat berbahaya dari dalam tubuh ketika/setelah menerima pengobatan. Reaksi yang mungkin muncul: batuk-batuk, pilek, demam, gatal-gatal, borok, banyak mengeluarkan keringat, sering buang air kecil dan besar.
3. Proses regenerasi, dimana setelah menerima pengobatan, tubuh menganti sel-sel lama dengan sel-sel baru untuk memperbaiki sel, jaringan atau organ yang telah rusak.

Reaksi yang mungkin muncul: rasa sakit pada bagian tubuh tertentu, kulit pecah-pecah, badan lemas, demam, dll. Proses penyembuhan yang terkadang menimbulkan reaksi tidak nyaman di atas, harus dialami oleh tubuh supaya tubuh bisa mengalami kesembuhan.

Jika anda merasakan reaksi tidak mengenakkan setelah menggunakan pengobatan alternatif (termasuk terapi suplemen), dan kemudian anda menghentikan pengobatan yang diberikan, itu sama saja dengan menghentikan proses penyembuhan. Suatu reaksi bisa dikatakan merupakan suatu efek samping (tubuh menolak pengobatan yang diberikan) apabila setelah melewati 3 hari, kondisi penderita MAKIN BERTAMBAH PARAH pada saat pengobatan diteruskan.Reaksi-reaksi negatif ini biasanya terlihat langsung pada saat penderita mengonsumsi obat kimia yang tidak cocok dengan tubuh.

Jadi jangan biasakan anda meminum obat-obatan kimia (walaupun hanya obat yang ada di warung sekalipun). Pilek sedikit, obat. Batuk sedikit, obat. Pusing sedikit, obat. Tahukah anda bahwa obat-obatan yang anda konsumsi lama-kelamaan akan menimbulkan penyakit baru yang sebenarnya anda tidak akan mengalaminya seandainya anda tdak mengonsumsi obat-obatan kimia seperti kerusakan pada ginjal, jantung, hati, menyebabkan tumor, hipertensi, merusak usus, mengakibatkan kebutaan, menyebabkan kelumpuhan, kejang-kejang, diare, depresi, paru-paru basah, sesak nafas, sakit kepala, dan lain sebagainya.

Parahnya lagi obat-obatan kimia tersebut kebanyakan tidak menyembuhkan anda dari penyakit yang anda derita melainkan hanya menghilangkan gejalanya saja. Sedangkan penyakitnya masih tetap bersemayam di dalam tubuh. Semua orang juga tahu bahwa mengonsumsi obat kimia adalah berbahaya, sedangkan suplemen bisa kita konsumsi setiap hari. “Katakan TIDAK pada Obat Kimia

Selamatkan Lingkungan dan Bangsa Indonesia
Berton-ton produk sintetis seperti sabun, shampoo, deterjen, pestisida, pengawet, kosmetik, serta obat-obatan telah dibuang ke tanah maupun air kita di Indonesia. Mudah dibayangkan apa yang akan terjadi 50 tahun kemudian di tanah air kita Indonesia jika kita tidak mengambil langkah bijaksana: Kita akan kehilangan air bersih kita yang sangat berharga.

Air merupakan komoditi yang sangat berharga serta mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita. Apa jadinya ekonomi, pariwisata, keagamaan, sosial, industri, serta kesehatan jika tanpa air bersih? Jawabannya hanyalah berupa hal-hal yang negatif: kemerosotan, kemunduran, bencana, penyakit, masalah, kehausan, serta masih banyak lagi lainnya. Telah terbukti di Amerika dan belahan negara lainnya bahwa obat-obatan kima selain memiliki efek samping negatif bagi tubuh kita, ternyata juga memiliki efek negatif bagi lingkungan.

Tim United States Geological Survey telah menemukan “ikan bass dengan kelamin ganda” di Sungai Potomac dan sekitarnya. Ikan tersebut walaupun jantan ternyata memiliki telur. Bagaimana jadinya jika hal seperti ini ditemukan di Indonesia? Mungkin bukan hanya pada ikan, tapi bagaimana halnya dengan hewan piaraan serta ternak yang meminum air tercemar ini? Apa yang terjadi dengan tanaman di sekitar air yang tercemar? Bagaimana hasil panennya? Apakah aman untuk dikonsumsi padahal tanaman tersebut menyerap obat-obatan kimia?

Di tahun 1999, seorang gadis berusia 17 tahun bersekolah di SMA West Virginia, Ashley Mulroy, membaca laporan di suatu majalah ilmiah yang memberitakan bagaimana para ilmuwan Eropa telah menemukan “berbagai macam obat-obatan kimia, termasuk antibiotik, ikut mengalir di sungai, selokan, air tanah, bahkan di air keran.” Setelah membacanya, dia memutuskan untuk melakukan penelitian ilmiah atas inisiatif sendiri.

Selama 10 minggu, Ashley bersama ibunya berkendara melintasi sepanjang Sungai Ohio, mengambil sampel air dari sisi-sisi sungai berbeda. Dia membawa pulang sampel tersebut yang didapati ada 3 antibiotik pada sampel air: penicillin, tetracycline serta vancomycin. Dia terkejut karena ternyata dia juga menemukan ketiga antibiotik ini pada semua sampel air yang dia ambil. Ashley kemudian mengambil sampel pada air keran di tiga kota terdekat.

Ternyata ketiganya, termasuk air dari sumber air minum di sekolahnya, telah tercemar antibiotik. Ashley pun akhirnya menerima beberapa penghargaan proyek ilmiah, serta yang lebih penting, dia telah membuka mata banyak para ilmuwan Amerika Serikat. Ketika kita memproduksi obat-obatan kimia, mengkonsumsinya, lalu membuangnya, kita tanpa menyadarinya telah merusak lingkungan serta diri sendiri.

Dalam jangka panjang, tanpa sadar kita mewarisi kerusakan, penderitaan, maupun penyakit pada anak-cucu kita sendiri. Apakah ini yang kita inginkan?

Oleh karena begitu banyak masyarakat yang buta mengenai kesehatan sehingga menjadi korban malpraktek atau korban dari pola makan serta hidup sendiri yang tidak sehat.Saya percaya hati nurani anda pasti berkata TIDAK. Katakan “Tidak” pada obat-obatan kimia. Anda bisa memanfaatkan terapi suplemen atau berbagai produk obat herbal dari berbagai produsen, karena produk-produk mereka adalah produk berkualitas yang murni mengolah alam ciptaan Tuhan serta dirancang untuk menyembuhkan, tidak sekedar merawat.

Source:
http://bahayaobat.blogspot.com/2010/02/awas-waspadai-efek-samping-obat-kimia.html

Baca juga artikel terkait...!!!



Widget by [ Tips Blogger ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar